Apache Maven adalah software management proyek. Maven sangat tergantung pada Project Object Model (POM). Namun, berkat penggunaan POM, maven dapat dengan mudah dalam pengaturan pembuatan proyek, report, dan dokumentasi.
Instalasi Maven
Tahap 1 :
Proses instalasi maven tidak terlalu rumit. Anda tinggal mendownload aplikasi maven dari http://maven.apache.org/download.html, pilih versi terbaru. Setelah itu, extract maven ke tempat yang anda inginkan. Dalam hal ini, saya memilih langsung menginstall pada drive C:\ sehingga saya memiliki folder home maven pada C:\apache-maven-2.1.0.
Tahap 2 :
Untuk dapat menjalankan maven, anda harus memiliki jdk (disarankan 1.6 ke atas) karena maven adalah tool dari java. Jika anda belum memiliki jdk, anda dapat mendownloadnya pada http://java.sun.com/javase/downloads/index.jsp. Anda dapat memilih bundling yang disediakan pada halaman tersebut. Anda dapat memilih bundle JDK 6 Update 16 with Java EE karena kita akan sering berurusan dengan pembuatan aplikasi web skala enterprise seperti menggunakan hibernate, spring, struts, dan lain sebagainya. Anda juga sebaiknya mendownload IDE NetBean versi terbaru agar anda tidak perlu repot menginstall plugin hibernate, jmaki, dan lain sebagainya.
Tahap 3 :
Setelah anda selesai mendownload JDK dan menginstallnya, anda harus mendaftarkan lokasi instalasi JDK anda pada environment variable. Caranya (untuk windows),
klik start -> Control panel
Pada bagian system variables anda lihat apakah sistem anda sudah memiliki java home. Jika sudah maka pengaturan java sudah selesai. Namun jika belum, anda klik tombol new. Maka akan muncul dialog seperti berikut :
Kemudian, pada variable name, anda ketikkan JAVA_HOME dan pada variable value anda masukkan url lokasi tempat anda menginstall jdk, misal C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_10.
Tahap 4 :
Setelah anda selesai melakukan penyetingan pada jdk, anda selanjutnya melakukan penyetingan pada maven. Caranya, masih pada environment variable, pada bagian user variables, anda klik new dan isi kotak dialog yang keluar seperti gambar di bawah ini :
Pada bagian variable name anda masukkan M2_HOME dan pada variable value anda masukkan lokasi tempat anda menginstall maven.
Kemudian klik ok dan klik new lagi untuk membuka edit user variable dialog yang baru.
Sekarang, pada bagian variable name, anda ketikkan M2 dan pada variable value, anda ketikkan %M2_HOME%\bin, variable value akan langsung me-refer ke lokasi M2_HOME yang sudah kita buat tadi.
Kemudian klik OK.
Tahap 4 :
Sekarang anda dapat menciptakan local repository untuk maven. Sebenarnya, maven telah menciptakan sebuah local repository default untuk anda. Anda bisa lihat pada C:\Documents and Settings\otniel\.m2\repository yang merupakan local repository default maven. Namun jika anda ingin menciptakan local repository sendiri, anda tinggal menciptakan sebuah folder dengan nama misal my_repository, kemudian anda buka file settings.xml dari folder conf yang terdapat di tempat instalasi maven anda dan anda tambahkan kode ini
<localRepository>/path/to/local/repo </localRepository >
Pada bagian /path/to/local/repo, anda dapat mengganti dengan lokasi tempat anda menciptakan folder untuk repository, misal, C:/my_repository (perhatikan garis miring yang digunakan adalah "/" bukan "\").
Nah, anda siap menggunakan maven. Lakukan pengetesan dengan cara buka command prompt kemudian ketikkan mvn -version. Jika proses instalasi anda sudah benar, maka anda akan mendapatkan pesan berikut
Sebagai referensi, jika anda masih mengalami kesulitan, anda dapat membuka situs http://maven.apache.org/download.html. Lihat pada bagian Windows 2000/XP
0 komentar:
Posting Komentar