Membuat Simple Proyek dan Menjalankannya

Karakteristik Maven

Maven adalah program yang dapat kita gunakan untuk membantu kita menciptakan project folder dengan cepat. Namun, kita perlu memahami karakteristik dari maven, bagaimana maven dapat menciptakan project folder, dan bagaimana sebenarnya maven bekerja.

Untuk dapat bekerja, maven memerlukan file-file yang disebut plugin yang tersimpan dalam repository. Namun, ketika anda lihat di dalam local repository default maven, belum terdapat file apapun didalamnya. Yang ada hanya folder .index. Namun, untuk dapat menggunakan maven, diperlukan plugin yang dapat menerjemahkan keyword maven (misal archetype) sebagai perintah untuk maven.
Pada dasarnya, maven akan mendownload file-file yang dibutuhkan untuk menjalankan perintah yang anda inputkan melalui internet. Nah, inilah permasalahannya. Anda harus terhubung ke internet untuk dapat mendownload file-file apa saja yang diperlukan. Jika anda tidak memiliki koneksi ke internet, anda harus mendownloadnya secara manual dari warnet.
Sebenarnya ada cara yang dapat kita lakukan. Yang pertama, anda install maven dan lakukan konfigurasi maven di sana (jangan lupa install jdk). Kemudian, coba anda ketikkan perintah standard :
mvn archetype:create -DgroupId=com.mycompany.app -DartifactId=my_app (akan dijelaskan nanti)
Nanti maven akan mencoba untuk mendownload file-file apa saja yang anda perlukan untuk dapat menjalankan perintah tersebut. Setelah itu, anda bisa salin file yang di download oleh maven dan dapat anda pindahkan ke local repository maven di komputer rumah anda.
Cara yang kedua adalah, anda dapat mendownload secara manual dari http://repo1.maven.org/maven2/. Namun hal itu akan sangat sulit karena kita harus mendownload satu persatu file yang diperlukan.
Cara yang pertama adalah cara yang mungkin dan termudah untuk dilakukan.

Menciptakan project folder

Setelah file yang dibutuhkan oleh maven tersedia, anda bisa memulai untuk membuat project folder anda sendiri. Coba anda ketikkan perintah berikut pada command prompt anda.
mvn archetype:create -DgroupId=com.myproject.app -DartifactId=mymavenproject.
Nanti akan tercipta folder dengan struktur seperti berikut pada C:\Documents and Settings\nama_anda (Untuk saya C:\Documents and Settings\otniel)



Penjelasan dari perintah tersebut adalah sebagai berikut.
-DgroupId berfungsi untuk menciptakan hirarki folder yang mirip dengan model packaging pada java (dan nanti bagian ini akan dijadikan package). Saat maven membaca bagian -DgroupId=com.myproject.app, maven akan menciptakan folder dengan urutan com -> myproject -> app. Namun folder tersebut akan dikemas didalam sebuah folder yang diciptakan melalui -DartifactId=mymavenproject. Jika anda lihat pada gambar di atas, anda akan melihat mymavenproject menjadi parent folder.

Compiling dengan maven
Pada langkah sebelumnya kita telah menciptakan sebuah project folder dengan maven. Jika anda lihat ke dalam folder app, maka disana anda akan melihat ada file berkekstensi java yang bernama App.java. File itu hanya berisi kode yang akan menampilkan pesan hello world pada konsol.
Sebelum dapat meng-compile file java tersebut, terlebih dahulu kita ciptakan sebuah package di dalam mymavenproject. Pada command prompt anda ketikkan cd mymavenproject dan ketikkan mvn project. Setelah anda mendapat pesan build successful maka anda telah berhasil membuat package. Setelah anda jalankan perintah tersebut akan muncul folder baru dengan nama target. Folder target itu yang akan kita gunakan untuk kompilasi file.
Sekarang coba ketikkan perintah berikut
java -cp target/mymavenproject-1.0-SNAPSHOT.jar com.myproject.app.App
Sebenarnya, saat anda menciptakan package, pada folder \target\classes\com\myproject terbentuk file App.class. Nah, perintah tersebut adalah perintah java untuk meng-compile file yang berkekstensi java menjadi class. Ketika anda jalankan file tersebut maka yang akan keluar adalah pesan Hello World.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

mantp bener ne tutorial
dah lama cari guru tentang maven...
ternyata di sini tempatnya...

makasih banyak mas...
tapi boleh kasih tutor juga dong cara kerja maven waktu download plugin di librari di java yang otomatis..
kalau bisa pakai gambar ya mas..

maklum baru buka java...


terima kasih untuk berbagi ilmunya..
saya anggap sebagai ilmu baru yg sangat berguna

Posting Komentar